Energy of The Future

Masukan dari Maret 2008

Nuklir VS Angin

Maret 18, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Apa jadinya kalau Energi Nuklir masih menuai protes dan demo dimana-mana. Project energi alternatif tersebut sebenarnya sudah baik untuk dikembangkan, akan tetapi pemahaman masyarakat mengenai jenis yang satu ini masih sangat rendah. mereka menganggap nuklir adalah bom atom yang sering mereka dengar di film-film dan berita.

Memang tidak terlalu keliru, akan tetapi mereka hanya melihat dan mendengar dari segi bahayanya saja tanpa membandingkan dengan sisi positifnya. Secara, di dunia ini energi nuklir bisa dibuat secara murah dan aman dengan syarat tertentu. Manajemen limbah dan pengawasan yang baik mutlak diperlukan. Pertanyaannya adalah, siapkan pemerintah dan masyarakat untuk belajar lagi mengenai hal tersebut. Atau kembali saja pada model sumber energi yang bersih, aman dan reliable, Angin!

Hidup Energi Angin Indonesia

Aktivis Energi Angin Indonesia

Kategori: Uncategorized

Model PLTAngin Terapung

Maret 11, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kategori: Uncategorized

Potensi Energi Angin di Indonesia

Maret 11, 2008 · & Komentar

Bagaiamana dengan Indonesia?? Negara dengan panjang pantai terpanjang di dunia, dilalui oleh angin musiman yang dahsyat?? Mengapa belum dilirik??

Padahal harga minyak dunia hari ini mencapai US$ 103 per barel, PLN selalu tekor daya. Di beberapa tempat masih ada pemadaman bergilir. Tentunya sudah saatnya memikirkan energi alternatif yang lebih bersih murah dan sustainable.

Jawabanya adalah membangun PLTAngin di seluruh garis pantai Indonesia. Butuh pengorbanan awal untuk investasi, akan tetapi hasilnya akan long lasting.

Hidup Energi Angin!

Aktivis Energi Angin Indonesia 

Kategori: Uncategorized

Sejarah Listrik Tenaga Angin

Maret 6, 2008 · & Komentar

Tenaga angin menunjuk kepada pengumpulan energi yang berguna dari angin. Pada 2005, kapasitas generator tenaga-angin adalah 58.982 MW, hasil tersebut kurang dari 1% penggunaan listrik dunia. Meskipun masih berupa sumber energi listrik minor di kebanyakan negara, penghasilan tenaga angin lebih dari empat kali lipat antara 1999 dan 2005.

Kebanyakan tenaga angin modern dihasilkan dalam bentuk listrik dengan mengubah rotasi dari pisau turbin menjadi arus listrik dengan menggunakan generator listrik. Pada kincir angin energi angin digunakan untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik, seperti menggiling “grain” atau memompa air.

Tenaga angin digunakan dalam ladang angin skala besar untuk penghasilan listrik nasional dan juga dalam turbin individu kecil untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolir.

Tenaga angin banyak jumlahnya, tidak habis-habis, tersebar luas, bersih, dan merendahkan efek rumah kaca.

Ada ribuan turbin angin yang beroperasi, dengan kapasitas total 58.982 MW yang 69% berada di Eropa (2005). Dia merupakan cara alternatif penghasilan listrik yang paling tumbuh cepat dan menyediakan tambahan yang berharga bagi stasiun tenaga berskala besar yang berbeban besar. Penghasilan kapasitas listrik diproduksi-angin berlipat empat antara 1999 dan 2005. 90% dari instalasi tenaga angin berada di AS dan Eropa. Pada 2010, Asosiasi Tenaga Angin Dunia mengharapkan 120.000 MW akan terpasang di dunia.

Jerman, Spanyol, Amerika Serikat, India dan Denmark telah membuat invesatasi terbesar dalam penghasilan listrik dari angin. Denmark terkenal dalam pemroduksian dan penggunaan turbin angin, dengan sebuah komitmen yang dibuat pada 1970-an untuk menghasilkan setengah dari tenaga negara tersebut dengan angin. Denmark menghasil lebih dari 20% listriknya dengan turbin angin, persentase terbesar dan ke-lima terbesar dari penghasilan tenaga angin. Denmark dan Jerman merupakan eksportir terbesar dari turbin besar.

Penggunaan tenaga angin hanya 1% dari total produksi listrik dunia (2005). Jerman merupakan produsen terbesar tenaga angin dengan 32% dari total kapasitas dunia pada 2005; targetnya pada 2010, energi terbarui akan memenuhi 12,5% kebutuhan listrik Jerman. Jerman memiliki 16.000 turbin angin, kebanyakan terletak di utara negara tersebut – termasuk tiga terbesar dunia, dibuat oleh perusahaan Enercon (4,5 MW), Multibrid (5 MW) dan Repower (5 MW). Provinsi Schleswig-Holstein Jerman menghasilkan 25% listriknya dari turbin angin.

 

Kategori: Uncategorized

Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Maret 6, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bersih, Murah, Reliable.

Angin adalah sumber daya yang luar biasa melimpah. Akan tetapi angin belum banyak dimanfaatkan sebagai  sumber energi yang bersih dan murah. Bayangkan saja  Indonesia yang memiliki garis pantai yang terpanjang di dunia belum memiliki sistem Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang mumpuni. Padahal krisis kekurangan pasokan yang baru baru ini dirasakan masyarakat sudah menjadi ancaman untuk dunia bisnis.

Saat ini 30 persen daerah terpencil belum terjangkau listrik PLN. Pelaksanaan program kelistrikan diutamakan di kawasan timur Indonesia. Energi terbarukan yang akan menjadi solusi yang sustainable adalah energi angin. 

Kategori: Uncategorized